Senin, 30 Januari 2017

Haruskah Ospek Selalu Menelan Korban?


Ospek, kegiatan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Ospek sudah menjadi menu wajib yang harus dilahap para siswa baru, walaupun tidak semua sekolah dan kampus masih mempertahankannya. Tapi sayangnya kegiatan ini  lebih diisi dengan hal-hal negatif. Intinya, untuk membuat para senior puas.
Mahasiswa baru harus siap disiksa hingga dipukuli seniornya. Jika bersalah ataupun benar, mereka harus siap dengan hukuman yang sudah disipkan. Hingga akhirnya terdapat beberapa mahasiswa baru yang meninggal dunia akibat kekerasan fisik yang mereka alami. Haruskah ospek selalu menelan korban?. Aksi kekerasa saat berjalannya Ospek sepertinya sudah jadi tradisi tiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, ospek sudah menjadi budaya balas dendam bagi senior untuk menindas mahasiswa baru. Padahal, tujuan diadakannya ospek sendiri untuk menggebleng mental para mahasiswa baru.

Minggu, 29 Januari 2017

Sejak Kapan Budaya Ospek Ada di Indonesia?


Ospek merupakan kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang akan menempuh jenjang perguruan tinggi. Ospek dengan seluruh rangkaian acaranya merupakan pembentukan watak bagi seorang mahasiswa baru. Bagi kita yang ada di Indonesia, kegiatan ini sudah tidak asing lagi bagi kita karena kegiatan semacam ini sering kita saksiskan baik secara langsung maupun dari pengalaman orang terdekat kita.
Ketika seseorang ingin naik tingkat ke pendidikan yang lebih tinggi, para calon Siswa dan Siswi harus mengalami Masa orientasi Siswa atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Ospek. Kebanyakan siswa dan siswi merasa tertekan saat menjalani ospek, mereka dituntut untuk melakukan berbagai macam syarat yang diberikan oleh Pembina. Biasanya diminta untuk membawa peralatan tertentu dan diminta melakukan hal-hal aneh seperti memakai topi kerucut yang terbuat dari kertas dan membawa tas yang terbuat dari kardus hingga melakukan ekspresi seperti orang gila.

 

Rabu, 25 Januari 2017

Motivasi Kewirausahaan PNS Kabupaten Cirebon


Untuk memberikan arahan kepada para PNS yang akan memasuki masa purnabakti (pensiun) di tahun 2018, BKPPD Kabupaten Cirebon mengadakan kegiatan Motivasi Wirausaha bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di aula kantor BKPPD Kabupaten Cirebon pada Kamis (17/11).
Motivasi kewirausahaan ini merupakan sebuah kegiatan rutin Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Derah Kabupaten Cirebon untuk memotivasi dan memberikan arahan kepada para PNS yang akan memasuki masa purnabakti. Seperti disampaikan oleh Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Kabupaten Cirebon, Sri Darmanto S.Sos, MPSSp pada Rabu (16/11). Menurutnya ketika PNS akan memasuki masa purnabakti akan semakin banyak waktu luang yang dimiliki. “Saat masuk pada masa purnabakti mereka akan memiliki banyak sekali waktu luang, oleh karenanya kami berpikir bagaimana supaya waktu yang mereka miliki itu dapat diisi dengan hal-hal positif seperti berwirausaha.” terang Sri.