Untuk
mengklarifikasikan pemberitaan mengenai kampus abal – abal dan
sebagainya yang menyudutkan Lembaga Sertifikasi Pengembangan Profesi
(LSPP) Technomatika Indonesia yang sebelumnya bernama Telkom PDC
Cirebon, pihak manajemen mengadakan pertemuan dengan media untuk
meluruskan pemberitaan tersebut.
LSPP Technomatika yang
sebelumnya bernama Telkom PDC Cirebon berdiri pada tahun 2010 lalu
dimana berdirinya Telkom PDC Cirebon merupakan hasil kerjasama antara
CV. Bangun Citra Bersama dengan Yayasan Pendidikan Telkom. Baru
kemudian pada 2011, Suselo Purwanto, SE, mengambil alih
pengelolaan Telkom PDC Cirebon dari CV. Bangun Citra yang mana pada
saat itu masih menjalin kontrak kerjasama dengan Yayasan Pendidikan
Telkom sampai dengan Desember 2015. Sebagaimana bentuk kerjasama
franchise pada umumnya, Telkom PDC Cirebon mengikuti semua rule yang ada
di Telkom PDC pusat seperti izin program pelatihan kerja dari Dinas
Tenaga Kerja serta izin dari Dinas Pendidikan.
Karena masa kontrak kerjasama
yang sudah selesai, Suselo Purwanto, SE, selaku Direktur dari Telkom PDC
Cirebon mengajukan perpanjangan kontrak baru kepada pihak manajemen
Telkom PDC Bandung. Namun sampai dengan saat ini pihak Bandung belum
memberikan keputusan apakah bisa diperpanjang atau tidak. “Karena ada
beberapa pertimbangan mengenai hal – hal yang harus diperbaiki oleh
karena itu untuk saat ini kerjasama dengan Telkom PDC belum bisa
dilanjutkan kembali” ungkap Suselo. Untuk itu, demi membackup segala
perizinan dan legalitas lembaga pendidikan ini, manajemen Telkom PDC
membuat keputusan untuk mendirikan lembaga sendiri yaitu LSPP
Technomatika. “Kita mengantisipasi jika MOU dengan Telkom PDC benar –
benar tidak bisa dilanjutkan kita sudah mempunyai izin dan lembaga
sendiri yaitu Technomatika ini” imbuh Suselo.